Menjamurnya aktivitas Penyulingan Minyak ilegal Refinery di Keluang, diduga Para Pelaku Telah Berkoordinasi dengan Oknum Kades (IN) dan Oknum APH
GARUDA SUMSEL NEWS TV, MUSI BANYUASIN -Aktivitas tempat penyulingan minyak ilegal refinery, di Kecamatan Keluang Kabupaten Musi Banyuasin kian menjamur dan bertambah banyak. (3/3/2025).
Menurut penulusuran Tim awak media, ribuan tungku masakan minyak ilegal yang berada di Kecamatan Keluang masih aktif dan terus beraktivitas setiap harinya.
Adapun beberapa titik lokasi tempat penyulingan minyak yang berada didesa A7 (Cipta Praja), Cawang, dan didesa A3 (Mekar Jaya). (27/2/2025).
Terpantau, aktivitas penyulingan minyak ilegal refinery yang kian bertambah banyak, terkesan tak pernah tersentuh oleh Aparat Penegak Hukum.
Dampak dari aktivitas penyulingan minyak ilegal secara tradisional, selain mengancam keselamatan jiwa para pelaku atas insiden kebakaran, hal ini juga merusak lingkungan disekitar.
Maraknya aktivitas tersebut, menurut salah satu sumber yang tidak mau disebutkan namanya, diduga aktivitas penyulingan minyak di Kecamatan keluang yang kian menjamur, diduga para Pelaku telah berkordinasi dengan oknum (APH) dan Kades (IN).
“Para pelaku usaha penyulingan minyak ilegal di Kecamatan keluang bisa melakukan aktivitas diduga telah berkordinasi dengan Oknum (APH) dan Oknum Kades Teluk Kijing 1 (IN),” bebernya.
Dilain hari, Kepala desa Teluk kijing 1 (IN) saat dikonfirmasi awak media melalui pesan whatshap menjawab, “Kau ni anak buah andi e, tanye bae dengan ketue kamu tulah,” jawabnya melalui pesan whatshap. (3/3/2025).
Terpisah, Kapolsek Keluang Iptu Adam Armitra, S.Tr.K., dan Kanireskrim Ipda Dohan saat dikonfirmasi awak media melalui pesan whatshap terkait menjamurnya aktivitas tempat penyulingan minyak, tidak memberikan tanggapan sampai berita ini diterbitkan.
Terkait permasalahan ini, Kapolda Sumsel dan Pemerintah, diharapkan agar segera menutup aktivitas penyulingan minyak ilegal, karena dampak kerusakan lingkungan dan insiden meledaknya tempat Penyulingan sering kali terjadi. (Tim)