Pelestarian ADAT Tahunan BEKARANG di Danau TEMBESU Desa Tanjung Kuala kecàmatàn LUBÀI Kabupàten MUARA ENIM PROPINSI SUMATRA SELATAN INDONESIA.

Daftar Isi


GARUDA SUMSEL NEWS TV,MUARA ENIM|Pada hari kamis 29/08/2024 tepat jam 07 : 00 di mulainya acara Adat Pekanan Pedusunan di Danau TEMBESU Desa Tanjung Kumala kecamatan Lubai Kabupaten Muara Enim.Ada hikmah Cerita yang berkembang,...Menurut Penuturan Kepala Desa Tanjung Kumala bapak ASKOLANI Serta salah satu Tokoh masyarakat yang enggan di sebutkan namanya.


Bahwa ada Legendanya,Ceritanya konon dahulu Kala Danau TEMBESU yang berada di desa ini Merupakan Salah satu dari Mas Kawin dari Suami Puyang Mereka.Sehingga seluruh penduduk desa yang ada pada saat itu memiliki hak yang sama tentang Kepemilikan Danau TEMBESU INI.Dengan cara pembagian perpetak setiap  keluarganya.Ketentuan ini begitu Adil serta Bijaksana Sampai Sekarang.Hikmah yang Terkandung di dalam cerita ini masih di rasakan manfaatnya.Pertama MEMPERTEMUKAN keluarga yang sudah lama tidak berjumpa dalam acara ini-kedua mengingatkan pada generasi Penerus yaitu cucu dan cicit bahwa mereka yang ada pada saat ini mèrupakan Berasal dari Leluhur yang Sama yaitu satu Pùyang.Ketìga-Para Leluhur Berpesan agar para Generasi Penerus Membiasakan Diri dalam hidup yang Berdampingan ini Supaya Dapat Memupuk Rasa Rukun di dalam Persatuan dalam hal KEBERSAMAAN.


Makanya gambaran dari puluhan bahkan Ratusan Lapak yang ada di Danau TEMBESU tersebut  merupakan hasil dari Pembagian, konon menurut Cerita di bagikan ďengan cara perRumah yang ada pada saat itu diberi satu Petak.sehingga kinipun dapat di pastikan bahwa setiap Lapak yang Berdampingan pada saat ini. Dahulu kalanya bahwa mereka Ber tetangga.Ketentuan yang ada dulu tersebut hingga kini Takdapat dirubah lagi,Jadi jumlah lapak pun tak bolehBERTAMBAH.Pesan dari Bapak ASKOLANI Sebagai kepala desa kepada seluruh warga desanya,...agar melestarikan ADAB DAN BUDAYA YANG SUDAH ADA INI SECARA POSITIF DAN BAIK IMBUHNYA. (Fredy)